Urgensi Ketahanan Bangsa Dalam Menghadapi Perang Asimetris; Ancaman Pemikiran dan Serangan Digital
Isi Artikel Utama
Abstrak
Perang asimetris telah menjelma menjadi bentuk ancaman strategis yang tidak lagi bergantung pada kekuatan militer, melainkan melalui manipulasi informasi, serangan digital, dan infiltrasi ideologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi ketahanan bangsa Indonesia dalam merespons ancaman pemikiran dan serangan digital yang terstruktur dan sistematis. Menggunakan pendekatan normatif-empiris dengan teknik analisis kualitatif, artikel ini mengkaji dinamika perang asimetris dalam ranah ideologi dan teknologi informasi, serta mengevaluasi kapasitas kelembagaan dan kebijakan nasional. Temuan menunjukkan bahwa ketahanan bangsa memerlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat sipil, dan sektor pendidikan dalam memperkuat literasi digital, perlindungan ideologi Pancasila, dan pembangunan sistem keamanan informasi yang adaptif. Evaluasi terhadap strategi nasional juga mengindikasikan perlunya koordinasi antar-lembaga, peningkatan kapasitas SDM, serta regulasi yang progresif namun berimbang terhadap hak sipil. Dengan memperkuat ketahanan ideologis dan digital secara menyeluruh, Indonesia dapat mempertahankan kedaulatan dan stabilitas nasional di tengah eskalasi perang asimetris global.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Cara Mengutip
Referensi
Anom, Erman. “Pemahaman Ketahanan Nasional Dalam Upaya Memperkokoh Keutuhan NKRI.” Forum Ilmiah Indonusa 5, no. 03 (2008).
Asnawi, Anita. “Kesiapan Indonesia Membangun Ekonomi Digital Di Era Revolusi Industri 4.0.” Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia 7, no. 1 (2022). https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i1.5739.
Badan Siber dan Sandi Negara. “Lanskap Keamanan Siber Indonesia 2022.” Badan Siber Dan Sandi Negara, 2022.
Fuad, and Rio Rama Baskara. “Managing State Finances Amid Globalization; Challenges And Opportunities.” Widya Pranata Hukum : Jurnal Kajian Dan Penelitian Hukum 6, no. 1 (November 19, 2024): 118–32. https://doi.org/10.37631/widyapranata.v6i1.1578.
Indonesia, Undang-Undang. “UU Nomor 1 Tahun 2022 Tentang HKPD.” Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6757, no. 104172 (2022).
Irhamsyah, Fahmi. “Sustainable Development Goals (SDGs) Dan Dampaknya Bagi Ketahanan Nasional.” Jurnal Lemhannas RI 7, no. 2 (2020). https://doi.org/10.55960/jlri.v7i2.71.
Jamalul Izza. “Pengguna Internet Indonesia Hampir Tembus 200 Juta Di 2019 – Q2 2020.” Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, 2020.
Nisa, Khairun. “Diplomasi Digital Dan Kedaulatan Siber Dalam Hubungan Internasional: Analisis Komparatif Kedaulatan Digital Indonesia Dan Negara Di Amerika Utara (Kanada Dan Meksiko).” Jurnal Studi Diplomasi Dan Keamanan 14, no. 1 (2022).
Nye, Joseph S. “Soft Power Joseph S. Nye, Jr. Foreign Policy, No. 80, Twentieth Anniversary (Autumn, 1990), 153-171.” Foreign Policy, no. 80 (2006).
Rahmani, Azis. “Network Centric Warfare Dan Perang Asimetris Di Afghanistan.” Jurnal Keamanan Nasional 4, no. 2 (2018). https://doi.org/10.31599/jkn.v4i2.400.
Soepandji, Kris Wijoyo, and Muhammad Farid. “Konsep Bela Negara Dalam Perspektif Ketahanan Nasional.” Jurnal Hukum & Pembangunan 48, no. 3 (2018). https://doi.org/10.21143/jhp.vol48.no3.1741.
Wuryanta, A G Eka Wenats. “Post-Truth, Cyber Identity Dan Defisit Demokrasi,” 2018. https://doi.org/10.31219/osf.io/up96m.